PASCASARJANA

Program Pascasarjana Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan terdiri dari dua Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Hama Tumbuhan dan Program Studi Fitopatologi.

Program Pascasarjana Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan mendorong mahasiswa untuk berfikir dan mengimplementasikan penelitian yang memiliki sifat kebaruan di dalam Pengelolaan Hama Terpadu dengan penekanan pada bidang ilmu hama, penyakit, dan gulma. Program Pascasarjana terdiri dari S2 program Master (Master of Science “M.Sc.”) dan S3 program Doctoral (Doctor “Dr.”).

Program Studi Ilmu Hama Tumbuhan dan Program Studi Fitopatologi merupakan program studi yang tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya di Indonesia, maka dengan sendirinya program studi ini merupakan program studi yang memiliki rangking tinggi dibidangnya. Program Studi Ilmu Hama Tumbuhan dan Program Studi Fitopatologi berada di bawah Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT). Departemen HPT telah terakreditasi secara nasional oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dengan nilai A dan juga terakreditasi di tingkat ASEAN pada AUN-SAR (Asean University Network – Self-Assesment Report).

Program Studi Ilmu Hama Tumbuhan dan Program Studi Fitopatologi dirancang untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki pengetahuan umum secara mendasar mengenai pengelolaan hama dan penyakit di dalam berbagai ragam ekosistem dan berpendirian teguh pada peningkatan kelestarian lingkungan hidup yang merupakan konsekuensi dari keputusan pengendalian yang dilakukan. Program penelitian mahasiswa dirancang oleh mahasiswa sendiri dengan terlebih dahulu berkonsultasi kepada pembimbing dan ketua program studi pascasarjana Program Studi Ilmu Hama Tumbuhan dan Program Studi Fitopatologi. Materi pembelajaran dan penelitian meliputi berbagai aspek pengelolaan hama dan penyakit. Lulusannya dapat berkarier di berbagai bidang seperti dosen, peneliti, petugas karantina tumbuhan (Badan Karantina Republik Indonesia), petugas pengamat hama (Direktorat Perlindungan Tanaman Republik Indonesia), tenaga ahli “konsultan” di bidang pertanian pada perusahaan negeri maupun swasta, dan sebagai seorang Entrepreneur.