Universitas Gadjah Mada Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Pengabdian Masyarakat

Identifikasi Patogen dan Penerapan Pengendalian Hayati dalam Pengembangan Durian di Dusun Siweru, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara

  • Pengabdian Masyarakat
  • 18 Februari 2026, 10.30
  • Oleh : hpt.faperta

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Siweru, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, yang dikenal sebagai “Kampung Durian”, pada 4 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan dosen Departemen HPT, yaitu Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Dr. Suputa, S.P., M.P., Prof. Dr. Ir. Triwidodo Arwiyanto, M.Sc., serta dosen purna tugas Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U. Kegiatan pengabdian difokuskan pada penguatan budidaya durian varietas premium seperti Musang King dan Duri Hitam, yang saat ini banyak dibudidayakan oleh petani setempat. Namun, sejumlah tanaman dilaporkan belum berbuah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, TIm dosen mendiskusikan penerapan teknologi budidaya, salah satunya metode top working (penyambungan pucuk), yang berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman. Dalam kondisi opTImal, satu pohon durian dapat menghasilkan sekitar 80–150 buah per musim panen. Dusun Siweru merupakan bagian dari komunitas durian Rupaduri yang telah memasuki tahun kedua pengembangan. Pada tahun ini, program pengembangan durian direncanakan menjangkau hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, dengan luas areal sekitar 344 ribu meter persegi dan sebanyak 2.782 pohon durian yang telah terdata. Selain pengembangan kebun, komunitas Rupaduri juga menyelenggarakan pelatihan dan edukasi bagi petani, pendampingan pemeliharaan kebun, serta pengembangan unit edukasi dan bisnis yang mencakup produksi buah segar dan kegiatan pembelajaran budidaya durian. Kegiatan ini turut didampingi oleh Mas Bayu selaku Ketua Rupaduri dan Mas Hakim selaku Wakil Ketua Rupaduri yang berperan dalam pengawalan manajemen dan perawatan kebun. Dalam kegiatan tersebut, TIm pengabdian juga memperkenalkan pemanfaatan agens hayaTI sebagai bagian dari pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta mendorong pengembangan durian lokal unggul melalui kontes varietas lokal. Diskusi teknis juga mencakup strategi pemupukan untuk merangsang pembungaan di luar musim, teknik sambung pucuk dan okulasi, serta faktor lingkungan seperti kekeringan tempat. Wilayah Sigaluh yang berada pada kisaran 500–600 meter di atas permukaan laut dinilai cukup ideal untuk budidaya durian, dengan kondisi opTImal pada ketinggian 600–700 mdpl. Aspek ekologi penyerbukan turut menjadi perhatian dalam diskusi, mengingat penyerbuk utama durian adalah kelelawar yang aktif pada malam hari, seiring dengan karakter bunga durian yang mekar pada malam hari. Hal ini menjelaskan rendahnya peran serangga diurnal seperti lebah dan kupu-kupu dalam proses penyerbukan. Untuk menjaga kualitas buah, petani juga menerapkan penyemprotan rutin setiap 15 hari sejak fase penTIl buah berukuran sebiji kopi guna mencegah serangan hama dan penyakit. Tim pengabdian juga mengidentifikasi berbagai permasalahan penyakit tanaman durian, seperti hawar daun, serangan hama pada batang, serta gejala jamur upas yang ditandai dengan lapisan putih pada batang yang menyebabkan jaringan tanaman mengering. Selain itu, kondisi iklim ekstrem, khususnya curah hujan TInggi, dilaporkan dapat memengaruhi kualitas buah, di mana sebagian buah matang lebih awal namun belum mencapai performa optimal, sementara sisanya baru matang dengan kualitas yang lebih baik pada fase berikutnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Departemen HPT UGM berharap dapat memperkuat kapasitas petani durian di Banjarnegara melalui transfer teknologi budidaya, pengendalian OPT, dan pengelolaan kebun yang berkelanjutan, sehingga produktivitas dan kualitas durian lokal maupun varietas premium dapat meningkat secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan produktivitas durian, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui transfer pengetahuan dan teknologi budidaya kepada petani, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan inovasi pengendalian hayati yang ramah lingkungan. Kolaborasi antara perguruan TInggi dan petani juga mencerminkan dukungan terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Related Posts

UGM Department of Plant Pests and Diseases Community Service Promotes Sustainable Durian Disease Management in Plana Village, Somagede Subdistrict, Banyumas Regency

Pengabdian Masyarakat Rabu, 18 Februari 2026

The Department of Plant Pests and Diseases (HPT), Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada (UGM), conducted a community service program in Plana Village, Somagede Subdistrict, Banyumas Regency, on February 4, 2026.

Pengabdian Departemen HPT UGM Dorong Pengelolaan Penyakit Durian Secara Berkelanjutan di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas

Pengabdian Masyarakat Rabu, 18 Februari 2026

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, pada 4 Februari 2026.

Pathogen Identification and Implementation of Biological Control in Durian Development in Siweru Hamlet, Sigaluh Subdistrict, Banjarnegara Regency

Pengabdian MasyarakatUncategorized Rabu, 18 Februari 2026

 The Department of Plant Pests and Diseases (HPT), Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada (UGM), carried out a community service program in Dusun Siweru, Sigaluh Subdistrict, Banjarnegara Regency—known locally as the “Durian Village”—on February 4, 2026.

Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo Participates in LAM-PTIP Accreditation Workshop to Strengthen the Plant Pathology Study Program

Uncategorized Minggu, 8 Februari 2026

The workshop entitled “Dissemination of Policies, Mechanisms, and Accreditation Instruments of the Independent Accreditation Agency for Higher Education in Agricultural Sciences (LAM-PTIP)” was organized as an effort to strengthen academic community understanding of quality assurance systems and accreditation in higher education in the field of agriculture.

Berita Terakhir

  • UGM Department of Plant Pests and Diseases Community Service Promotes Sustainable Durian Disease Management in Plana Village, Somagede Subdistrict, Banyumas Regency
  • Pengabdian Departemen HPT UGM Dorong Pengelolaan Penyakit Durian Secara Berkelanjutan di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas
  • Pathogen Identification and Implementation of Biological Control in Durian Development in Siweru Hamlet, Sigaluh Subdistrict, Banjarnegara Regency
  • Identifikasi Patogen dan Penerapan Pengendalian Hayati dalam Pengembangan Durian di Dusun Siweru, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara
Universitas Gadjah Mada

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora Bulaksumur, Yogyakarta 55281 INDONESIA
 : +62-274-523926
 : +62-274-523926
 : hpt@faperta.ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada