Universitas Gadjah Mada Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Praktikum

Sejauh Apa Kita Mengenal Cicada (Tonggeret) di Indonesia?

  • Praktikum
  • 25 April 2017, 07.53
  • Oleh :

INTRODUCTION
Melalui tulisan ini saya akan mengulas mengenai Cicada (tonggeret) serangga penanda pergantian musim yang sedang banyak bermunculan pada bulan-bulan ini (April-Mei). Di Indonesia berbagai nama dikenal sebagai local name dari Cicada, yaitu vampir pohon, tonggeret, garengpung, kriangan, nyengnyeng serta uir-uir. Keunik-kan dari serangga pencucuk penghisap ini adalah selain fungsi sosialnya sebagai penanda pergantian musim juga karena siklus hidupnya yang tidak banyak orang mengetahui bahwa Cicada memiliki umur hingga 17 tahun. Namun, sejatinya apasaja yang sudah kita ketahui mengenai serangga ini?? apakah tonggeret di Indonesia juga memiliki umur yang sama panjangnya dengan Cicada di negara lain?? apakah tonggeret di Indonesia sudah banyak diteliti hingga nama spesies bahkan distribusinya?

Gambar1. Eksuvie nimfa tonggeret instar 5 (Instar akhir)

Saya mengutip kata bijak mengenai Cicada dari www.magicicada.org “Cicada adalah salah satu keajaiban alam – jutaan serangga bernyanyi, terbang, dan kemudian pergi sebelum kita menyadarinya”. Ini adalah kondisi kita sekarang bahwa kita belum menyadari sepenuhnya apa yang ada di sekitar kita meskipun hal itu memiliki manfaat, seperti Cicada.

TAKSONOMI
Dari segi taksonomi saya tertarik untuk dapat melihat bagaimana Exuviae (selongsong kulit hasil molting serangga) dapat berfungsi sebagai penciri identitas tonggeret/Cicada hingga pada taraf spesies. Bagian tubuh nimfa tonggeret instar akhir yang dapat dijadikan sebagai penanda spesies meliputi :
a) Femoral comb/sisir atau gerigi pada femur,
b) Spine/duri pada kaki belakang
c) Ventral genitalia/kenampakan pada ujung abdomen (alat kelamin) jantan maupun betina

Gambar2. Bagian tubuh pada nimfa instar 5 yang dapat dijadikan sebagai petunjuk identifikasi spesies

Tags: Cicada Final Nymph Morphology Taxonomy Tonggeret

Related Posts

Kegiatan Praktikum Taksonomi Serangga Pradewasa

Praktikum Senin, 22 Mei 2017

Pasca Sarjana Ilmu Hama Tumbuhan,
Tahun ajaran 2017/2018

Mata Kuliah Taksonomi Serangga Pradewasa merupakan salah satu matakuliah pilihan bagi mahasiswa pasca sarjana ilmu hama tumbuhan.

DAFTAR DOSEN DAN PROPOSAL PENELITIAN YANG DIDANAI OLEH KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI TAHUN 2025

Uncategorized Selasa, 24 Juni 2025

Berikut merupakan daftar dosen, judul proposal penelitian, dan skema penelitian Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025

Prof.

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM Menggelar Yudisium Januari II 2025

Uncategorized Jumat, 16 Mei 2025

Kamis, 30 Januari 2025 Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan UGM melaksanakan Yudisium dengan jumlah mahasiswa yang diyudisium sebanyak 4 orang yang semuanya berasal dari Program studi S1 Proteksi Tanaman.

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM Menggelar Yudisium Januari I 2025

Berita Jumat, 17 Januari 2025

Kamis, 16 Januari 2025 Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan UGM melaksanakan Yudisium dengan jumlah mahasiswa yang diyudisium sebanyak 4 orang. Program studi S1 Proteksi Tanaman meyudisium sebanyak 1 orang, program studi S2 Ilmu Hama Tanaman sebanyak 2 orang, dan program studi S2 Fitopatologi sebanyak 1 orang.

Berita Terakhir

  • DAFTAR DOSEN DAN PROPOSAL PENELITIAN YANG DIDANAI OLEH KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI TAHUN 2025
  • Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM Menggelar Yudisium Januari II 2025
  • Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta UGM Menggelar Yudisium Januari I 2025
  • Jadwal Yudisium 2025
Universitas Gadjah Mada

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora Bulaksumur, Yogyakarta 55281 INDONESIA
 : +62-274-523926
 : +62-274-523926
 : hpt@faperta.ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada