Yogyakarta, 9 September 2026 – Kabar membanggakan datang dari Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia (JPTI). Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT), Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM), resmi diakui terindeks Scopus, sebuah pencapaian yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan JPTI sebagai wadah publikasi ilmiah di bidang perlindungan tanaman.
Sebagai bentuk syukur atas pencapaian tersebut, Tim JPTI menyelenggarakan kegiatan tasyakuran pada Rabu (9/9/2026), pukul 11.30–13.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Digital Library, Gedung A2a Lantai 3, Departemen HPT, Fakultas Pertanian UGM, dan dihadiri oleh Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., seluruh dosen Departemen HPT, tim redaksi JPTI, serta Prof. Dr. Ir. Susamto Somowiyarjo, M.Sc. selaku salah satu tokoh senior dalam perjalanan JPTI.
Kegiatan tasyakuran diisi dengan pemotongan tumpeng, pembagian konsumsi, dan ramah tamah. Suasana syukuran sekaligus menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan JPTI hingga mencapai pengakuan di tingkat internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Susamto Somowiyarjo, M.Sc. turut menyampaikan refleksi mengenai perjalanan JPTI. Menurut sejarah yang terdokumentasi, JPTI merupakan salah satu hasil pemisahan Majalah Ilmu Pertanian (MIP), yang pada masanya menjadi salah satu majalah ilmiah di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. MIP mulai terbit sekitar tahun 1970-an dengan sifat terbitan yang tidak berkala dan berbentuk bunga rampai.
Atas inisiatif Dekan Fakultas Pertanian UGM saat itu, Prof. Dr. Ir. Tumari Jatileksono, M.A., M.Sc., MIP kemudian dipecah menjadi beberapa jurnal, salah satunya JPTI yang dikelola oleh Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan. Pada masa awal pengelolaannya, posisi Ketua Editor JPTI dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Edhi Martono, M.Sc., sementara saat ini Dewan Redaksi JPTI diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc.
Perjalanan JPTI kemudian terus berkembang. Jurnal ini memperoleh akreditasi pertama dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 1998. Dalam perkembangannya, artikel-artikel yang diterbitkan JPTI juga telah dimanfaatkan oleh dosen, baik di lingkungan maupun di luar Departemen HPT, sebagai salah satu rujukan untuk memenuhi persyaratan kenaikan jabatan akademik.
Kini, setelah perjalanan panjang tersebut, JPTI memperoleh pengakuan sebagai jurnal yang terindeks Scopus. Capaian tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan JPTI sekaligus menjadi kado pada momentum peringatan 80 tahun Fakultas Pertanian UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Susamto Somowiyarjo, M.Sc. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan JPTI. Ia juga mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas pencapaian JPTI yang kini telah mendapatkan pengakuan internasional.
“Lahir dengan modal semangat, dan tiga tahun pasca itu, langsung mendapat akreditasi. Sekarang usia JPTI sudah kisaran 30 tahun. Ya ini kado kecil untuk Pak Dekan ya, saya juga nggak menyangka bakal terindeks internasional.”
Menurutnya, pencapaian JPTI tidak terlepas dari semangat dan kebersamaan sivitas akademika Departemen HPT serta dukungan dari pengurus departemen dan pimpinan Fakultas Pertanian UGM. Hal tersebut juga tercermin dalam sejarah perkembangan JPTI yang menempatkan kolaborasi berbagai pihak sebagai bagian penting dalam perjalanan jurnal hingga mencapai pengakuan internasional.
Lebih lanjut, Prof. Susamto menekankan pentingnya pengembangan jurnal sebagai sebuah produk ilmiah yang mampu menjawab kebutuhan pembacanya. Menurutnya, pengelola jurnal perlu mengembangkan produk yang dapat dipasarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen, bukan sekadar memasarkan produk yang masih dapat dikembangkan.
“Kembangkan produk (jurnal ilmiah) yang dapat dipasarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen, jangan memasarkan produk yang dapat dikembangkan.”
Pesan tersebut menjadi refleksi bagi pengelola JPTI untuk terus menjaga kualitas sekaligus mengembangkan jurnal agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat ilmiah dan perkembangan bidang perlindungan tanaman.
Pencapaian indeksasi Scopus menjadi tonggak baru bagi JPTI untuk terus berkembang sebagai jurnal ilmiah di bidang perlindungan tanaman. Keberhasilan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas publikasi dan memperluas kontribusi JPTI bagi komunitas ilmiah. Sejalan dengan sejarahnya, JPTI diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat perlindungan tanaman, baik di lingkungan Fakultas Pertanian UGM maupun di luar UGM.
Tasyakuran ini pun tidak hanya menjadi perayaan atas tercapainya indeksasi Scopus, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang JPTI, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, serta membangun semangat bersama untuk membawa JPTI menuju perkembangan berikutnya.




