SURABAYA, 19–20 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM), turut mengukir prestasi dalam Airlangga University Karate Cup II 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026. Kejuaraan yang berlangsung di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, tersebut diikuti oleh 48 kontingen dengan jumlah peserta mencapai 879 atlet dari berbagai universitas maupun ranting dojo.
Kejuaraan nasional tersebut mempertandingkan dua kelas, yaitu kelas umum dan kelas mahasiswa, dengan kategori pertandingan kata dan kumite. Dalam ajang tersebut, UKM Karate UGM mengirimkan 22 atlet untuk berkompetisi pada berbagai kelas pertandingan, baik kategori open maupun mahasiswa.
Kontingen Universitas Gadjah Mada berhasil meraih 6 medali emas, 7 medali perak, dan 11 medali perunggu. Perolehan tersebut menjadi capaian positif bagi UKM Karate UGM dalam kompetisi karate tingkat nasional yang mempertemukan atlet dari berbagai perguruan tinggi dan dojo.
Salah satu capaian tersebut diraih oleh Athifah Rahmadhani, mahasiswa S1 Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2023, Fakultas Pertanian UGM. Athifah berhasil meraih medali emas pada kelas Kumite Senior -55 Kg Putri serta medali perunggu pada kelas Kumite Beregu Mahasiswa Putri.
Prestasi lainnya diraih oleh Zafira Nayla Mumtaz, mahasiswa S1 Program Studi Proteksi Tanaman angkatan 2025. Nayla berhasil meraih medali emas pada kelas Kata Perorangan Mahasiswa Putri dalam kejuaraan tersebut.
Pencapaian Athifah dan Nayla menunjukkan bahwa mahasiswa Proteksi Tanaman UGM tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui bidang olahraga. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membawa nama baik Universitas Gadjah Mada di tingkat nasional.
Prestasi yang diraih kontingen UGM dalam Airlangga University Karate Cup II 2026 juga menjadi bukti dedikasi dan kerja keras seluruh anggota UKM Karate UGM. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berkompetisi, serta meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang-ajang berikutnya.
![]() |
![]() |





