Universitas Gadjah Mada Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • DOSEN DAN STAF
    • FASILITAS
    • KERJASAMA
    • PENGABDIAN
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TENTANG KAMI
    • VISI DAN MISI
    • PERIZINAN
    • ACARA SPESIAL
      • Insect Day UGM
  • AKADEMIK
    • SARJANA
    • PASCASARJANA
      • Ilmu Hama Tanaman
      • Fitopatologi
  • PENELITIAN
  • PUBLIKASI
    • JURNAL
    • PROSIDING
    • BUKU
  • OPT-Klinik Tumbuhan
    • Fusarium spp.
    • Helopeltis spp.
    • Kumbang
    • Lalat Buah
    • Nematoda
    • Patogen Serangga
    • Penggerek Batang Jagung
    • Penggerek Batang Padi
    • Penggerek Buah Kakao
    • Peronosclerospora spp.
    • Phytophthora spp.
    • Ralstonia spp.
    • Rhizoctonia spp.
    • Tungau
    • Wereng Cokelat
  • Tracer Study
    • S1 Proteksi Tanaman
    • S2 Ilmu Hama Tanaman
    • S2 Fitopatologi
  • Pendaftaran
  • Beranda
  • Uncategorized
  • PT Agri Makmur Pertiwi Tingkatkan Kompetensi Staf melalui Pelatihan Nematologi di UGM

PT Agri Makmur Pertiwi Tingkatkan Kompetensi Staf melalui Pelatihan Nematologi di UGM

  • Uncategorized
  • 8 Februari 2026, 14.04
  • Oleh: hpt.faperta
  • 0

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam bidang nematologi, PT Agri Makmur Pertiwi menugaskan salah satu staff yaitu sdr. Hasbi S. P., M. Sc untuk mengikuti pelatihan nematologi yang dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 14-15 Januari 2026 di Laboratorium Nematologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan pelatihan nematologi dibimbing dan didampingi langsung oleh dosen bidang nematologi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan yaitu yaitu Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P. dan Dr. Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc. serta asisten yaitu sdr Tiara Indah Wahyuni S.P., M.Sc. Materi dan kegiatan yang dilakukan meliputi konsep dasar hingga praktik lanjutan nematologi. Hari pertama difokuskan pada pemahaman dasar nematoda, meliputi pengertian, peran penting nematoda dalam ekosistem pertanian, morfologi, anatomi, klasifikasi, identifikasi, siklus hidup, reproduksi, bioekologi, serta interaksinya dengan organisme lain. Kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan pengelolaan nematoda penting, khususnya OPTK A1, serta materi dan praktik berbagai metode ekstraksi dan isolasi nematoda, seperti metode Baermann Funnel, Whitehead Tray, maserasi, sentrifugasi, elutriasi, mist chamber, hingga ekstraksi sista dari tanah kering dan basah.

Pada hari kedua, kegiatan berfokus pada identifikasi morfologi nematoda pada tingkat spesies berdasarkan karakter dan penciri khusus, seperti tipe stilet, anulasi, vulva, esofagus, spikula, serta bagian anterior dan posterior. Peserta juga mempelajari contoh-contoh nematoda terbawa benih padi dan spesies relevan lainnya. Materi kemudian diperdalam dengan identifikasi taksonomi dan kunci determinasi nematoda, khususnya Ditylenchus angustus, disertai teknik serta rumus pengukuran morfometri. Kegiatan praktik meliputi panen nematoda hasil ekstraksi, analisis kepadatan populasi, serta metode collecting nematoda dengan cara memancing nematoda.

Selain itu, pada hari kedua juga dilakukan praktik pembuatan preparat dan teknik awetan nematoda agar menghasilkan dokumentasi mikroskopis yang baik dan tahan lama. Kegiatan praktik lanjutan mencakup pengamatan langsung nematoda menggunakan mikroskop stereo, penghitungan morfometri sesuai kunci determinasi, pewarnaan akar, serta penghitungan nematoda di dalam jaringan akar. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi wrap-up dan final remarks sebagai evaluasi dan penguatan materi yang telah dipelajari. Setelah mengikuti kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta yaitu  sdr. Hasbi S. P., M. Sc oleh dosen bidang nematologi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan yaitu Prof. Dr. Ir. Siwi Indarti, M.P. dan Dr. Muhammad Iqbal Maulana, S.Hut., M.Sc.

Inisiatif pelatihan dan praktik pelatihan nematologi ini mendukung sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan kemampuan identifikasi dan pengelolaan nematoda untuk menjaga produktivitas tanaman pangan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran teoritis dan praktis di bidang nematologi, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemahaman keanekaragaman nematoda dan penerapan pengelolaan organisme pengganggu tanaman yang berkelanjutan guna menjaga kesehatan agroekosistem.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Module Handbook Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian UGM
  • Kuliah Tamu Bertema Penulisan Ilmiah menggunakan Artificial Intelligence (AI): Teknik, Tools, Etika, dan Integritas Saintifik
  • Guest Lecture Creating Insight from Literature: A Guide to Writing Influential Review Papers
  • Guest Lecture Management of The Potato Cyst Nematode (Globodera spp.) in the Netherlands
Universitas Gadjah Mada

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora Bulaksumur, Yogyakarta 55281 INDONESIA
 : +62-274-523926
 : +62-274-523926
 : hpt@faperta.ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY